Jumat, 27 September 2013

27/09/13



Waktu demi waktu telah aku lalui..
Setiap hari, tak satu detik pun percuma bagiku
Pernah aku berteriak merengek pada Mu

Ketika nalarku menolak dirinya sendiri
Malu untuk ku ulangi kisahku sendiri
Meski itu pada Mu yang tiada rahasia dapat ku sembunyikan
Belum lagi ku bicara mengakui cacat perangaiku,
Airmata justru deras mengarus..
Menyalahkan Mu, apa boleh buat? aku malu

Ketika tak sadar mungkin aku mencari tandingan Mu
Kemana lagi ku harus meminta pertolongan
Jeli mataku, ku pasang telingaku dalam memburu dunia
Belum lagi ku dapat apa yang ku cari
Tubuh ini justru memaksaku meminta sepenuh hati kepada Mu
Hingga tiada ruang lagi di relung jiwaku, hanya Engkau..

Ketika kesusahan hampir merusak rasioku
Timbul kerinduan dalam kepalaku, tentang Engkau
Oh.. Engkau yang Maha Penyayang
Belum lagi ku tergelung ombak kehancuran
Rahmat Mu justru hadir, memaksaku ikhlas menerima diriku
Hingga senyum itu berseru takbir kepada Mu..

Setiap waktu berharga bagiku,                 
setiap hari adalah ilmu untukku
setiap ilmu adalah bersama Mu

Allaahu akbar... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar